Aku tahu hidupku sudah tak seperti dulu lagi. Aku paham aku hampir menghilangkan milikku yang lain. Hanya bisa kupeluk bayangmu. Saat ini aku memang sangat merindukan peluk hangat yang penuh kasih sayang. Peluk manja yang selalu kau berikan. Aku memang hanya bisa bermanja pada dirimu, milikku yang lebih berharga.
Sekarang aku bisa merasakan secercah kebahagiaan dari orang-orang yang menyayangiku *kurasa*. Teman-temanku dan keluargaku, maaf. Selama ini aku hidup bagaikan zombie. Hanya memakai topeng untuk menyembunyikan jati diriku. Jika ada yang tertawa maka aku ikut tertawa, jika ada yang menangis aku ikut bersedih. Tetapi, tak ada yang tulus dari hati.
Sekarang aku bisa membaca lagi, ekspresiku tak lagi palsu. Membaca raut kalian sungguh menenangkan. Walaupun, aku ikut kecewa dalam raut kalian yang sendu. Aku cukup bahagia sekarang, walau takdir yang kutempuh cukup rumit. Kumohon maafkan aku yang telah membohongi kalian. Kuucapkan terima kasih yang tak terhingga, walau tak cukup membalas kebaikan kalian. Aku bahagia bisa hidup bersama kalian, orang-orang yang lebih berharga dari apapun. Kumiliki, kujaga, dan kurengkuh dengan tanganku yang rapuh ini.
Maaf dan Terima Kasih.
:)
BalasHapuskita semua bakal saling membantu ..
seberapa berat itu ..