Label

Rabu, 05 Oktober 2011

Berubah

Perubahan, getir
Mata kian beku buka telinga
Suara mati, beku berlian asah
Tak dengar seolah petir
Kumohon kembalilah pada semua
Tinggalkan tabu tutup resah
Sayang, aku telah di sini
Terbang resahku pada pelangi
Angkat murkamu dalam api
Mata ini tak akan sanggup cair lagi
Biarkan gelap senantiasa temani
Kau tak berpaling padaku
Kobaran ini hancurkan jiwa
Tak bisakah aku menyentuh matamu
Dingin mata beku tak mampu luka
Memori indah telah terpaku
Robeknya sanggup bekukan mata
Jawab jiwaku jangan jengah
Curi cemeti cukup cerah
Dalam duri dekap deras
Mulai muka masuk malas
Hanya jiwa yang akan paham
Aku tak pernah menatap siapapun
Kau pergi tanpa sadar
Seolah aku tak peduli jiwamu
Sayang, aku adalah cerminmu
Aku tak akan pernah membohongi
Bayangan ini akan selalu di depanmu