Menurut pengetahuanku kau ceria
Hari-harimu kau penuhi dengan canda
Senyum dan tawamu memang tidak manis
Tatapan matamu bahkan tampak sadis
Walau begitu aku masih menganggapmu periang
Bertahun-tahun ku lalui hidup bersamamu
Ku lihat kau tegar
Ku lihat kau tabah
Ku lihat kau tenang
Namun tak ku lihat kau goyah
Namun tak ku lihat kau rapuh
Saat ini kau berkaca padaku
Sosok kita sama, persis tak kecuali
Tapi tampak olehku bahumu yang berguncang
Tapi tampak olehku tanganmu yang gemetar
Kau terlihat berbeda
Ada bulir-bulir air bergulir
Menuruni rona pipimu
Berdesakan keluar dari sudut mata
Tak ku dengar ada isak di sana
Aku ingin berteriak
Kau tersenyum mengucapkannya
Adakah diriku ini tak lagi mengenalmu?
Tak pernah ada sangka diriku padamu
Kau
menangis
By Ari
For Ichi-nya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar