Label

Selasa, 12 Juli 2011

Dinyan :)

Kemarin aku terkejut setengah mati..

Hari ini jiwaku kembali terkoyak..

Ku membaca kiriman astrologi di e-mailku yang berisi..

"The King of Chalices card suggests that my power today lies in emotional availability. I inspire, protect and nurture with reliable compassion, respect, and affection. I am a master in the art and am secure enough in my role to connect to, express and pursue my hearts desire while defending the greater good of those who rely on me. I am empowered by consistency and patience while trust is my gift or Holy Grail."

Dan teringat peristiwa saat jam istirahat di sekolah..

Aku tahu ini pilihannya, dan aku tak mempunyai kuasa apapun..

Apa ini bisa disebut sakit hati.? Aku juga tidak tahu..

Dia memang lebih baik, lebih berani, dan lebih tegar..

Hari ini dia datang meminta maaf dengan diiringi air mata..

Padahal menurutku, tidak perlu meminta maaf pun kami sudah mengerti dan tidak menanyakan alasannya..

Aku tahu dia tulus saat mengucapkannya..

Seharusnya dia pun tahu kami juga tulus saat menatapnya..

Siswa PUK yang menyenangkan, kami sudah seperti keluarga dengannya..

Kami masih menyayanginya tanpa ragu dan tanpa batasan..

Kami khususnya ‘aku’ memang tidak berhak menata hidupnya..

Saat mengingatnya, pikiranku kembali ke masa awal kami bertemu..

Melakukan MOS tanpa saling kenal dengannya..

Meskipun belum terlalu kenal, tidak biasanya aku langsung merasa nyaman dengan orang lain..

Dia dan ketiga teman ‘baru’ku membuatku tenang duduk di kelas yang kecil itu..

Sesuatu yang sangat jarang bisa kurasakan dan kuungkapkan..

Dia adalah ketua kelas pertama kami..walaupun merasa asing dia menjalankan tugasnya dengan baik..

Dia memang orang yang baik,, dia lebih pendiam dibandingkan dua temanku yang lain..

Namun, satu celetukan ringannya bisa mengejutkan seluruh kelas..

Dia hebat, bisa bertahan sampai akhir semester kemarin meski dengan perasaan tak nyaman..Salut kepadanya..

Dia memberikan banyak sekali kenangan indah bersama kami..

Aku tidak pernah kecewa terhadapmu..Kau hebat dan tangguh..

Sebenarnya aku juga ingin menangis bersamamu dan yang lain..

Tapi aku tidak bisa, aku sudah terikat dengan sebuah janji untuk tidak menangis..

Maaf bila aku terlalu munafik seperti ini..

Maaf..Maaf  jika aku hanya bisa menuliskan sedikit tentang dirimu..

Aku bukan tipe orang yang pandai berkata-kata..

Tapi, aku ingin ungkapkan yang aku rasakan..

Untuk pertama kali aku bisa semudah ini bertutur..

Selalu kuingatkan padamu bahwa kami selalu ada untukmu..

Dan dirimu juga merupakan salah satu milikku yang berharga..

I love you my friend, my brother and my friends, my family..
And we love you forever..
Good Luck, guys..

For : Nyan~~sap-piie.. :’)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar